Lagi, Kongkow Perkuat Kekeluargaan Santri Mahasiswa KMNU UII

Kongkow KMNU UII, Sabtu (07/01)
KMNU UII ONLINE – Kaum muda diuji dengan pergaulan sekitar yang didominasi oleh globalisasi. Tradisi silaturahmi adalah salah satu gaya hidup rukun yang diajarkan oleh para ‘ulama terdahulu. Sabtu pagi yang cerah dan penuh berkah, santri KMNU UII mengadakan acara santai “Kongkow KMNU UII” di Rumah Makan Baleroso (07/01). Acara yang diikuti sekitar 20 orang yang hadir ini bertujuan untuk meningkatkan nilai keakraban dan kekeluargaan baik diantara pengurus dengan anggota maupun anggota lama dengan anggota baru.  
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Syah Rasyid selaku ketua KMNU UII, mengajak kepada seluruh anggotanya agar tidak hanya aktif dalam percakapan grup melalui media sosial saja, namun diperlukan bukti nyata ’keaktifan’ yang ditunjukkan dengan mengikuti kegiatan rutin KMNU UII. Syah Rasyid juga menambahkan bahwa KMNU adalah organisasi yang tujuan utamanya adalah menjaga NU, dalam pengertian lain menjaga amaliah-amaliah yang menjadi cirikhas NU dibawah naungan ajaran ASWAJA. Eksistensi KMNU saat ini pun tidak hanya dijargoni oleh mahasiswa yang berada di Indonesia saja, namun mahasiswa NU yang berada diluar negeri pun sudah mulai mendirikan KMNU di kampus mereka masing-masing. Hal ini berarti bahwa pemuda-pemuda NU sebenarnya memiliki semangat yang sama meskipun berada di wilayah yang berbeda-beda, menjaga NU dalam lingkaran kekeluargaan.
Selain kegiatan rutin, KMNU UII juga memiliki kelompok-kelompok peningkatan bakat mahasiswa seperti hadroh, jurnalisme, dan divisi kewirausahaan. Menurut Galih Putri selaku penanggung jawab divisi kewirausahaan, seluruh kegiatan dalam divisi ini bertujuan untuk melatih kemandirian anggota selain juga sebagai salah satu sumber dana organisasi.
Bergerak dalam satu tempat yang sama, bersama-sama dalam “menjaga” tujuan organisasi, dan berproses sebagai bangsa dalam kasih sayang islam, kiranya acara “KONGKOW KMNU UII” ini yang mungkin terlihat hanya acara kecil dan biasa, namun sebenarnya acara tersebut bukanlah acara organisasi yang hanya mementingkan kekuasaan dan eksistensi semu, namun ada sebuah cara yang lebih indah untuk menggapai tuan-tujuan yang ada, yaitu merangkul saudara dan mengikatnya dalam tali kekeluargaan. Untuk islam, untuk Indonesia, dan untuk NU.
 (Arina/Widya)
Share on Google Plus

About Widia Turrahmi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan beri komentar untuk postingan KMNU UII