Kajian I’anatun Nisa’ #02 Pengertian dan Dasar Haid

Kajian I’anatun Nisa’ #02 Pengertian dan Dasar Haid
Haid dalam segi bahasa artinya mengalir. Dalam kitab Fathul Qorib halaman 10 dijelaskan bahwa haid adalah darah yang keluar dari seorang wanita pada usia haid, yaitu 9 tahun (Qomariyah) melalui farji dalam keadaan sehat. Dalam keadaan sehat yang dimaksud disini bukan lantaran sebab melahirkan. Adapun pengertian haid menurut syara’ adalah darah yang keluar dari farji seorang wanita berusia 9 tahun (Qomariyah) dalam keadaan sehat serta bukan disebabkan melahirkan. Dasar mengenai haid dalam Al Quran tercantum pada surat al Baqorah ayat 222 berikut:
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
Artinya: “Mereka bertanya padamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah: ‘Haid itu adalah kotoran.’ Maka hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid dan janganlah kamu mendekatinya hingga ia suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka di tempat yang diperintahkan oleh Allah kepadamu. Sesungguhnya Alloh menyukai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri.”
Adapun dalam hadits, dasar hukum haid disebutkan dalam hadits berikut:
هذا شيء كتبه الله على بنات ادم (رواه البخارى ومسلم)
Artinya: “Ini (haid) adalah sesuatu yang ditetapkan Allah atas anak keturunan (dari golongan) wanita Adam.” (HR. Bukhari Muslim)
Disarikan dari terjemah kitab I’anatun Nisa’ oleh Abdul Hamid

Editor : Ahmad Ulinnuha
Share on Google Plus

About Redaktur KMNU UII

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan beri komentar untuk postingan KMNU UII