Hari Anak Nasional 'Jaga Anak Anda Baik-baik'

Hari Anak Nasional 'Jaga Anak Anda Baik-baik'
Melihat beragam berita di televisi mengenai kekerasan terhadap anak, anak hilang, atau kelalaian orang tua yang menyebabkan buah hatinya meninggal seperti meninggalkan anaknya dimobil hingga sudah tak bernafas lagi,  sangatlah miris. Anak adalah karunia Tuhan yang dititipkan kepada orang tua, yang harus dijaga dengan baik.  Kasus demi kasus kekerasan bahkan pelecehan terhadap anak seperti tidak pernah usai.

Setelah kasus angeline yang sangat menyedihkan, baru-baru ini ada banyak kasus anak yang hilang di tempat wisata karena kelalaian orang tuanya. Untung saja anak itu ditemukan oleh orang yang baik, dan diantar ke pos keamanan. Coba bayangkan , jika anak itu diculik, dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi setelahnya. Mungkin saja, dibunuh dan diambil organnya. Semuanya bisa terjadi.  Ingat kembali, bahwa kejahatan itu karena ada niat dan kesempatan.

Anak –anak masih sangat polos dan lugu.  Dunia anak-anak jelas berbeda dengan dunia orang dewasa. Anak-anak yang baru sebentar melihat dunia, dan ada hal baru yang membuat dirinya merasa penasaran. Rasa penasarannya akan hal baru dan ketidaktakutan karena ketidaktahuannya, bisa membuat anak celaka. Apa yang ada di depanya seolah seperti sebuah mainan yang baginya mengasyikkan padahal mampu merenggut nyawa anak-anak. Buatlah lingkungan yang aman dan nyaman pada anak-anak, hindarkan benda-benda yang mampu membuat anak anda celaka.

Ada banyak hal yang dapat mencelakakan anak-anak. Tidak hanya secara fisik, tetapi mental. Masa anak-anak adalah tahap peniruan apa yang ada dilingkungannya. Tidak jarang melihat anak kecil yang sudah bisa menghafal Al Qur’an, ataupun anak kecil yang pandai menirukan gerak gerik tokoh kartun kesukaannya.  Perkembangan otaknya sangat cepat, sehingga disebut sebagai  Golden Age karena dapat menangkap dengan mudah apa yang ada disekitarnya. Oleh karena itu, berilah contoh yang baik pada anak, perlihatkan tontonan yang bukan sekedar tontonan, tapi  bersifat tuntunan. Orang tua harus cerdas dalam memilih tayangan televisi pada anaknya. Hal yang paling penting terletak pada orang tua, dimana merekalah orang yang paling dekat dengan anknya. Didiklah anak dengan cara mencontohkan  perilaku yang baik, bukan hanya nasihat atau perintah  saja, apalagi menyuruh dengan marah-marah.

Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Ada banyak permainan yang bisa dilakukan oleh anak-anak.  Orang tua harus mampu memilah dan memilih permainan yang baik untuk anaknya. Sebaiknya, ajarkan anak-anak permainan yang memiliki nilai yang baik, seperti permainan tradisional, dimana banyak permainan tradisional yang mampu mengajarkan jiwa sosial  pada anak-anak, kejujuran, kecepatan, ketangkasan, bahkan kreatifitas. Selain itu, permainan tradisional akan membuat anak menjadi lebih sehat karena melakukan aktifitas tubuh , daripada game online yang mampu merusak fisik karena malas untuk bergerak dan merusak mata meakibat radiasi, dan merusak mental karena asyik dengan dirinya sendiri, padahal diluar sana ada banyak teman-teman dan hal-hal baru yang mampu membuat anak semakin berkembang.

Selamat Hari Anak Nasional. Buah tak jatuh dari pohonnya. Jadi untuk para orang tua dan calon orang tua, marilah berusaha menjadi orang yang baik dan cerdas dalam mendidik anaknya.

Oleh : Isna Nur Arifina , Ilmu Gizi IPB, KMNU IPB
--------------------------------------
Source : KMNU Online
Share on Google Plus

About Redaktur KMNU UII

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan beri komentar untuk postingan KMNU UII