Sekolah Kepenulisan Ditindaklanjuti secara Otonom-Koordinatif

Sekolah Kepenulisan KMNU DIY
Yogyakarta, KMNU UII Online
Setelah beberapa kali tertunda, pembahasan mengenai keberlanjutan Sekolah Kepenulisan KMNU DIY “KMNU Bangkit Menulis” dilaksanakan di gedung rektorat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin malam (15/6). Pembahasan tersebut selain dihadiri oleh masing-masing Kadep Medkominfo dari KMNU UGM, UNY dan UII, juga dihadiri oleh Ahmad Ulin Nuha (BPH Regional II), Erna Purwaningsih (Ketua Keputrian KMNU UGM), dan Falahunissa Nurul Azmi (Kadep PSDM KMNU UGM).

Sekolah Kepenulisan KMNU DIY diselenggarakan pada tanggal 19 dan 26 April lalu di IEC UNY dengan tujuan membangkitkan kegairahan kepenulisan KMNU UGM, UNY, dan UII. Melalui sekolah kepenulisan tersebut, diharapkan KMNU UGM, UNY, dan UII tidak hanya mampu menghidupkan buletin KMNU internal sebagai sarana dakwah di kampus masing-masing, namun juga mampu mewarnai media-media NU baik di tingkat DIY maupun nasional, serta media-media kemahasiswaan di masing-masing kampus. KMNU UII, semisal, telah melakukan penyusunan program dan strategi untuk mempersiapkan kadernya aktif menulis di NU Online, Majalah Bangkit, dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) kampus, baik di tingkat universitas maupun di masing-masing fakultas.

Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, diperlukan langkah-langkah konkret dan konsisten untuk menindaklanjuti Sekolah Kepenulisan KMNU DIY yang diselenggarakan dengan menggandeng Majalah Bangkit PWNU DIY tersebut. Berbagai opsi sebelumnya telah digulirkan sebagai usulan tindaklanjut sekolah kepenulisan. Ada yang mengusulkan dibentuknya sebuah lembaga struktural sekolah kepenulisan yang ‘menyatukan’ Depmedkominfo UGM, UNY, dan UII; juga ada yang mengusulkan dibentuknya kelompok kepenulisan yang dikoordinir di masing-masing KMNU.

Namun setelah mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya forum mengambil keputusan secara aklamatif untuk mengembalikan keberlanjutan sekolah kepenulisan tersebut ke masing-masing KMNU. Artinya, keberlanjutan sekolah kepenulisan tersebut secara struktural dikembalikan sekaligus menjadi wewenang otonom dari masing-masing Depmedkominfo KMNU UGM, UNY, dan UII. Langkah tersebut dianggap paling efektif dan solutif.

Agar keberlanjutan sekolah kepenulisan tersebut tetap berada dalam kerangka tujuan yang diharapkan, maka masing-masing Kadep Medkominfo akan tetap menjalin komunikasi dan koordinasi satu sama lain. Oleh karenanya, keberlanjutan Sekolah Kepenulisan KMNU tersebut bersifat otonom-koordinatif. Masing-masing Depmedkominfo diharapkan saling mengisi kekurangan dan memberi dukungan sehingga peran urgen Depmedkominfo akan memberi pengaruh yang signifikan bagi masing-masing KMNU UGM, UNY, dan UII.

Menurut Erna Purwaningsih, inisiasi pembentukan kelembagaan baru sekolah kepenulisan yang ‘menyatukan’ Depkominfo KMNU UGM, UNY, dan UII merupakan langkah yang terburu-buru. Ia memberikan alasan, bahwa masih banyak pekerjaan internal di masing-masing Depmedkominfo yang harus dibenahi, sehingga pembentukan kelembagaan baru tersebut justru akan menambah beban baru bagi masing-masing Depmedkominfo. Ia melanjutkan, sangatlah tepat bila keberlanjutan sekolah tersebut menjadi otonomi bagi masing-masing Depmedkominfo.

Selain pertimbangan tersebut, menurut Ahmad Ulin Nuha, kalender dan kegiatan akademik di masing-masing universitas akan sangat menghambat kelembagaan sekolah kepenulisan tersebut. Kelembagaan tersebut sangat mungkin tidak dapat berjalan efektif mengingat kalender akademik UII dengan UGM dan UNY sangat jauh berbeda.

Adapun Falahunnisa Nurul Azmi selaku Kadep PSDM KMNU UGM sekaligus senior di KMNU DIY turut memberikan masukan terkait keberlanjutan sekolah kepenulisan tersebut. Mengingat pentingnya peran Depmedkominfo sebagai garda terdepan bagi KMNU, ia mengingatkan kepada masing-masing Depmedkominfo agar secara maksimal menindaklanjuti sekolah kepenulisan di KMNU masing-masing. Ia menjelaskan, keberhasilan media-media KMNU yang diperankan oleh Depmedkominfo merupakan salah satu ukuran keberhasilan KMNU. Dalam mewujudkan keberhasilan media tersebut, ia berharap keberlanjutan sekolah kepenulisan tersebut benar-benar mampu menciptakan produktivitas kepenulisan di KMNU masing-masing. (Ahmad Faiz MN Abdalla, FH UII)
Share on Google Plus

About Redaktur KMNU UII

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan beri komentar untuk postingan KMNU UII